23 October 2017

Second Thoughts on Liberty #2

So here's what i understand in terms of deciphering ideology. Ideology is might as well be called as a fundamental, yet sophisticated, philosophy to hold on to on a civilized society. This philosophy has 3 distinguished general means to be implemented, which are: social, politics, and economy. I don't know whether or not the definition above is written anywhere but that's more or less what i learned, and it comes in very handy whenever i try to root out bottom lines. The ideas require the whole 3 systems to be totally implemented or else the whole system may collapse, being unideal.

The 3 means are the trinity of the ideology, they might not have similar shapes but they're one. The social order is addressing the specific culture of the ideology. The politics is, traditionally, the consensual means to obtain the fully functioning ideal society by maintaining stability, being the catalyst of the social's ideals. The economy is a mechanism, a medium which has the identical aim as of the politics', but is not necessarily as straightforward.

The social order is the Father, the politics is the Son, the economy is the Holy spirit, and the ideology is substantially the God. I'm very bad at making analogy but that's the best i can do, hope no one got offended, you know people these days.

13 October 2017

Second Thoughts on Liberty #1

So i've been reading some books and watching some documentaries ─ though i know it was not enough ─ about libertarianism or of libertarians' for, i don't know, maybe around 2 years. And lately, i'm really going mad.

At first i thought i got the idea, the bottom line, i was pretty sure that i got the bottom line of libertarianism. But after the latest reading and watching, i can officially say that i don't understand a fucking shit about it.

So, i'm not in the capacity of saying that i'm a big fan of Noam Chomsky for i believe that i haven't read enough to state that. But by far, he's been fucking up my head through only 2 books of his. But i hate him cause he fucked my whole understandings about libertarianism, which happened to be something i started to think as something worthwhile to adapt as something equal to life principles. Only after i watched the last 3 documentaries, which were Manufacturing Consent (1992),The Corporation (2003), and Requiem For The American Dream (2015), i found out about the existence of the opposite wing of libertarianism conception i got in my head: something named libertarian socialism, the left wing of libertarianism.

I know that's stupid, i know. I know that's very stupid like after more than 2 years i just found out that libertarianism itself got different stances on viewing. But dude fuck it i really don't understand why things should always be so complicated when it comes to this kind of philosophy.

15 August 2017

Paradoks Revolusi Iran

Yak mohon maap marathon post yang sebelomnya gak dilanjut karena ada satu dan beberapa hal yang memperumit persoalan. Oiya mulai sekarang post gua bakal di post juga di UC media kalo lolos sensor, nanti tolong dibuka juga ya disitu biar gua dapet duit hehe nanti linknya gua copas kalo udah available. Jadi mohon maklum ya kalo mulai sekarang bahasa tulisannya lebih formal dari sebelomnya, dadah sumpah serapah. Dan sekarang gua mau nulis tentang Revolusi Iran, yang sebenernya gua sendiri masih kalang kabut, tapi bener-bener tertarik karena tiap gua ajak orang ngobrol gapernah ada yang tau apa-apa tentang Iran, jadi gua pengen keren sendiri deh belajar Iran. Oke mulai dari paragraf selanjutnya bahasanya formal ya, maapin kalo aneh.

Meningkatnya intensitas ketegangan perang urat syaraf antara Amerika Serikat dengan Korea Utara mengingatkan dunia tentang satu negara timur tengah yang telah dan masih bersitegang dengan Amerika selama lebih dari tiga dasawarsa, Iran. Iran merupakan negara yang terletak di seberang Arab Saudi, dipisahkan oleh Teluk Persia yang kaya kandungan minyak dan gas bumi. Malangnya, Iran merupakan negara teluk yang tidak semakmur negara teluk yang lain walaupun Iran memiliki cadangan minyak yang tidak kalah banyaknya. Dan salah satu penyebab ketidakmakmuran Iran adalah sanksi Amerika yang tiada berujung sejak tahun 1980.

Tindakan terakhir Amerika terhadap Iran adalah pengesahan Undang-Undang yang mengatur tentang pemberian sanksi baru. UU yang disusun oleh United States House of Representatives dan disahkan oleh eksekutif tersebut tidak hanya ditujukan kepada Iran, namun juga Rusia dan Korea Utara. Dan yang menjadi paradigma dalam pembahasan undang-undang tersebut lagi-lagi adalah tentang perjanjian nuklir Iran. Program nuklir milik Iran hingga kini tidak diketahui dengan rinci oleh dunia, dan hal tersebut disebabkan oleh sikap Amerika yang cenderung mengisolasi Iran dan pada saat yang bersamaan rezim Iran pun anti Amerika. Negara-negara dunia sepakat agar Iran menghentikan program nuklirnya, namun Iran berdalih bahwa program nuklir Iran bertujuan damai. Kesepakatan untuk pemberhentian dan pengawasan program nuklir Iran yang akan dilakukan oleh badan yang dibentuk PBB sebenarnya telah disepakati oleh kedua belah pihak (Iran dan Amerika Serikat) pada masa jabat Presiden Rouhani dan Obama. Namun dengan dilantiknya Trump pada tahun 2016 hal tersebut terancam batal, karena sentimen anti Amerika memang telah lama tertanam dalam Iran, lalu Trump dan DPR AS beserta kebijakannya hanya memperburuk sentimen tersebut. Iran pun membalas dengan diketuknya RUU yang mengatur tentang penambahan alokasi anggaran pengembangan rudal sebesar 520 juta dollar AS oleh parlemen Iran.

Perselisihan antara AS dengan Iran telah terjadi sejak Revolusi Iran pada tahun 1978-1979, dan dalam post ini penulis akan menjabarkan sedikit pendapatnya terhadap revolusi tersebut.

08 May 2017

Sesi Curhat Jokowi #2

Oke melanjutkan post sebelumnya, gua mau nulis ulang 5 pertanyaan yang jadi kerangka tulisan posts marathon ini dulu biar gak ribet.

1. Allan Nairn dapet info dari mana?
2. Kenapa berita ini gak heboh? (atau gua aja yang kurang update?)
3. Kivlan Zein kenapa bisa-bisanya ngebocorin materi super sensitif sebanyak itu ke Nairn?
4. Beritanya bener apa enggak?
5. Pihak mana aja yang kena efek langsung dari berita tersebut? (baik berita tersebut benar maupun tidak benar)

Nah karena di post sebelomnya gua sudah berusaha menebak-nebak apa yang terjadi dan menjawab nomor 1 (walaupun gatau bener apa kaga, dan kemungkinan besar kaga bener) sekarang kita bisa berlanjut ke pertanyaan berikutnya. Nomor 2: Kenapa berita ini gak heboh? Dan sekarang gua bisa jawab pertanyaan itu dengan yakin dan tanpa tebak-tebakan, karena ternyata sebenernya tulisan Nairn itu bukannya gak heboh, tapi belom heboh aja karena dalam seminggu terakhir mulai bermunculan tuh artikel-artikel yang bahas tentang Nairn, dan seperti prediksi yang telah gua tuliskan di post sebelomnya, media sekarang mulai ngejar-ngejar nama-nama yang terkait buat dimintain klarifikasi. Ih seneng deh tebakan gua bener dikit.

Sejauh yang gua tau, nama-nama yang berhubungan dengan tulisan Nairn yang udah diminta klarifikasi oleh media dalam negeri itu baru 2, dan satu lembaga memberikan respon.

01 May 2017

Sesi Curhat Jokowi #1

Oke gua tau mungkin orang yang udah hatam soal politik layar belakang udah ngeliat pola ini dari taun lalu, tapi ya gapapa lah ya kita coba-coba aja buat prediksi siapa tau bener kejadian kan, jadi keren deh ntar. Oke jadi, sebelom dilanjut, mohon baca artikel yang linknya udah gua cantumin di bawah. Itu ada 2 link, artikelnya sama aja, cuma yang tirto.id itu bahasa Indonesia, yang theintercept.com itu versi inggrisnya.

https://tirto.id/investigasi-allan-nairn-ahok-hanyalah-dalih-untuk-makar-cm2X
https://theintercept.com/2017/04/18/trumps-indonesian-allies-in-bed-with-isis-backed-militia-seeking-to-oust-elected-president/

Jadi gua sempet shock berat abis baca artikel itu, karena wey itu aduh gimana ya. Semua hal itu selama diberitain tuh ya kaya pecahan-pecahan terpisah aja, tapi ternyata semuanya nyambung... Walaupun belom ada konfirmasi dari pihak yang berhak untuk mengkonfirmasi soal keakuratan artikel itu, tapi coba dibaca dan dicerna baik-baik. Rantai kejadiannya masuk akal, kronologinya pas, tokoh-tokoh terkait gelagatnya kurang lebih sama persis dengan yang ditulis di artikel. Buat gua pribadi sih gua gapunya alesan buat gak bilang artikel itu kemungkinan besar bener, malah gua yakin betul kejadiannya emang begitu, tapi yaudahlah ya tulisan tentang politik bisa aja bermuatan politis juga kan, jadi ya gatau sih.

Nah dalam pos ini, gua mau coba bikin prediksi atau tebakan atau analisis atau apaapun yang sekiranya cocok seputar apa yang telah terjadi tapi tidak dicantumkan di artikel itu berikut dengan apa yang mungkin terjadi kemudian.

01 March 2017

AHOK

Yak mari langsung saja kita nyebur ke topik utama post ini.

BASUKI TJAHAJA PURNAMA

Rada ngeri yah gua akhir-akhir ini mau nulis di blog tuh semenjak ada UU ITE, yatapi gapapa lah ya blog gua mah yang baca dikit ini.

Gini, saya peringatkan, beberapa orang mungkin akan menyebut saya sebagai fanatik Ahok, dan apa yang akan saya tulis di post ini mungkin dapat ditafsirkan oleh beberapa pihak menjadi suatu hal yang sensitif. Jadi, saya mohon dengan sangat untuk memahami bahwa post ini bersifat opini, dari situ, saya mengharapkan sifat kritis masing-masing pembaca.